Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2023

Ketimpangan Berkepanjangan: Ekonomi Maluku Tertinggal di Tengah Deru Pembangunan Nasional

Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional yang diproyeksikan stabil di atas 5%, kawasan Indonesia Timur, khususnya Provinsi Maluku, masih bergulat dengan persoalan ketimpangan pembangunan. Meskipun kaya akan sumber daya alam laut dan hasil bumi, Maluku tercatat sebagai salah satu provinsi dengan tingkat kemiskinan dan pengangguran tertinggi di Indonesia. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada 2024, tingkat kemiskinan di Maluku mencapai 16,4% , jauh di atas rata-rata nasional yang berada di kisaran 9%. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka berada di angka 6,1% , dengan dominasi usia produktif. Ironisnya, Maluku menyimpan kekayaan kelautan luar biasa. Dengan potensi perikanan mencapai 1,6 juta ton per tahun , wilayah ini justru masih bergantung pada pasokan bahan pokok dari Jawa dan Sulawesi. Hal ini menyebabkan harga kebutuhan pokok di Maluku melonjak tinggi, melebihi harga di wilayah barat Indonesia. Distribusi Tak Merata dan Biaya Logistik Tinggi Salah satu pe...