Langsung ke konten utama

Ketua Umum HIPPMAHB Maluku, Sahril Muslih, S.H, Bantah Tuduhan Bupati SBB Tidak Serius Tangani Program Rumah Subsidi


SBB, Ketua Umum Himpunan Pelajar Pemuda Mahasiswa Huamual Barat Maluku (HIPPMAHB Maluku), Sahril Muslih, S.H, menyampaikan bantahan tegas terhadap pemberitaan yang menuding Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Asri Arman, tidak serius menangani program bantuan rumah bersubsidi berjumlah 3.000 unit yang dialokasikan pemerintah pusat.

Sahril menilai pemberitaan tersebut tidak rasional dan tidak berdasar, karena tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Menurutnya, keterlambatan pembangunan rumah subsidi di wilayah SBB bukan disebabkan oleh kelalaian Bupati, melainkan karena persoalan teknis yang berkaitan dengan status lahan di Kota Piru.

“Semua masyarakat Saka Messe Nusa mengetahui bahwa penyebab utama terhambatnya pembangunan adalah persoalan lahan. Jadi tuduhan bahwa Bupati tidak serius itu sama sekali tidak mendasar,” tegas Sahril Muslih.

Ia menjelaskan bahwa hampir seluruh lahan yang akan digunakan untuk pembangunan masih bermasalah, baik dari sisi kepemilikan maupun dokumen administrasi. Karena itu, menurutnya, tidak mungkin proyek perumahan dapat dijalankan sebelum seluruh persoalan tersebut selesai.

“Pekerjaan harus menunggu kejelasan lahan. Tidak mungkin pembangunan dipaksakan ketika status lahan belum clear, karena itu justru dapat menimbulkan persoalan baru,” ujarnya.

Sahril menambahkan bahwa pemberitaan yang menyudutkan Bupati SBB tanpa mempertimbangkan akar masalah sebenarnya hanya menimbulkan opini keliru di tengah masyarakat. Ia menilai bahwa narasi seperti itu tidak membantu percepatan penyelesaian program perumahan untuk ASN dan masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kami meminta agar pihak-pihak tertentu tidak membangun opini menyesatkan. Fakta lapangan jelas: lahan masih bermasalah, dan itu harus diselesaikan terlebih dahulu,” tutupnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maluku: Surga Kepulauan di Timur Indonesia yang Kaya Sejarah dan Budaya

Provinsi Maluku , yang terletak di bagian timur Indonesia, dikenal sebagai Seribu Pulau karena terdiri dari lebih dari 1.400 pulau besar dan kecil . Wilayah ini memiliki luas daratan sekitar 46.914 km² dan luas laut lebih dari 658.000 km² , menjadikannya salah satu provinsi dengan wilayah perairan terluas di Indonesia. Letak Geografis Maluku terletak di antara Pulau Sulawesi dan Papua serta berbatasan langsung dengan Laut Banda, Laut Seram, dan Samudera Pasifik. Posisi strategis ini membuat Maluku menjadi wilayah penting dalam jalur perdagangan sejak berabad-abad lalu. Sejarah “Kepulauan Rempah” Maluku dikenal sejak abad ke-15 sebagai “Kepulauan Rempah-rempah” karena menghasilkan cengkeh, pala, dan fuli yang sangat bernilai tinggi di pasar dunia. Kekayaan rempah ini menarik perhatian bangsa Eropa seperti Portugis, Spanyol, Belanda, dan Inggris untuk datang dan menguasai wilayah ini. Salah satu pusat perdagangan penting pada masa itu adalah Kepulauan Banda , penghasil pala terbaik di...

Pemuda SBB, Sahril Muslih, Dukung Rencana Pemprov Maluku Ajukan Pinjaman Daerah untuk Infrastruktur

Ambon, Maluku. Rencana Pemerintah Provinsi Maluku mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp1,5 triliun kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk mempercepat pembangunan infrastruktur mendapat dukungan dari kalangan pemuda di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Sahril Muslih, pemuda SBB yang juga aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), menyatakan pihaknya mendukung langkah Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa sepanjang proses pengajuan hingga penggunaan anggaran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. “Kita harus mendukung rencana tersebut sekaligus akan kita kawal, karena niatnya untuk kemaslahatan umat dan kemajuan Maluku,” ujar Sahril dalam keterangannya, Kamis (20/11/2025). Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Maluku, khususnya di sejumlah kabupaten/kota termasuk SBB, sudah lama membutuhkan perhatian serius. Kondisi ruas jalan vital seperti Piru-Loki-Luhu-Iha-Waesala disebutnya sebagai contoh nyata minimnya akses yang berdampak langsung pada aktivitas ekon...