Sahril Muslih, pemuda SBB yang juga aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), menyatakan pihaknya mendukung langkah Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa sepanjang proses pengajuan hingga penggunaan anggaran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.
“Kita harus mendukung rencana tersebut sekaligus akan kita kawal, karena niatnya untuk kemaslahatan umat dan kemajuan Maluku,” ujar Sahril dalam keterangannya, Kamis (20/11/2025).
Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Maluku, khususnya di sejumlah kabupaten/kota termasuk SBB, sudah lama membutuhkan perhatian serius. Kondisi ruas jalan vital seperti Piru-Loki-Luhu-Iha-Waesala disebutnya sebagai contoh nyata minimnya akses yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar masyarakat.
“Infrastruktur di banyak wilayah butuh percepatan. Jika pinjaman ini dipakai untuk memperbaiki jalan-jalan yang selama ini rusak parah, maka itu langkah positif,” tambahnya.
Namun Sahril menegaskan bahwa dukungan tersebut harus disertai dengan keterbukaan pemerintah kepada publik agar tidak menimbulkan polemik seperti yang pernah terjadi pada pinjaman daerah sebelumnya.
“Yang penting transparansi sistemnya. Cara bayarnya dijelaskan, sumber uangnya dari mana, biar rakyat Maluku paham. Dengan begitu tidak menciptakan polemik di masyarakat,” tegasnya.
Ia memastikan pemuda SBB akan terus mengawal proses pengajuan hingga realisasi program pembangunan dengan harapan agar dana pinjaman benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat Maluku secara luas.
Rencana pinjaman tersebut saat ini masih berada pada tahap permohonan dan akan dibahas lebih lanjut bersama DPRD Maluku sebelum dievaluasi pemerintah pusat.

Komentar
Posting Komentar